Laba Bank Jago (ARTO) Melonjak 115% Sepanjang 2025

Laba Bank Jago

PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatat kinerja keuangan yang sangat kuat sepanjang 2025. Bank digital ini berhasil meningkatkan laba bersih setelah pajak atau net profit after tax (NPAT) menjadi Rp 276 miliar. Angka tersebut melonjak 115% dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya yang mencapai Rp 129 miliar.

Kinerja positif ini menunjukkan strategi ekspansi Bank Jago berjalan efektif. Pertumbuhan kredit, peningkatan dana pihak ketiga (DPK), serta bertambahnya jumlah nasabah menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan laba tersebut.

Selain mencatatkan pertumbuhan laba, Bank Jago juga memperlihatkan perkembangan signifikan pada sisi aset. Hingga akhir Desember 2025, total aset perusahaan mencapai Rp 36,5 triliun. Nilai tersebut meningkat sekitar 28% dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang berada di level Rp 28,5 triliun.

Pertumbuhan aset ini mencerminkan ekspansi bisnis yang semakin kuat di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan perbankan digital.

Baca Juga : “Anak Usaha SSIA Ajak Investor Hong Kong Garap Kawasan RI“

Pertumbuhan Nasabah Perkuat Ekosistem Digital Bank Jago

Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris, menyatakan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kepercayaan nasabah terhadap layanan yang ditawarkan oleh Bank Jago. Menurutnya, peningkatan jumlah pengguna turut mendorong pertumbuhan dana yang dihimpun oleh bank.

Ia menjelaskan bahwa hubungan antara pertumbuhan nasabah dan peningkatan dana pihak ketiga semakin kuat. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang menjadikan layanan Bank Jago sebagai bagian dari pengelolaan keuangan sehari-hari.

Sepanjang 2025, jumlah nasabah Bank Jago mencapai 18,2 juta pengguna. Angka tersebut meningkat hampir tiga juta nasabah dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 15,3 juta nasabah.

Kenaikan jumlah nasabah tersebut juga memperkuat posisi Bank Jago sebagai salah satu bank digital dengan basis pengguna yang berkembang pesat di Indonesia.

Kredit dan Dana Pihak Ketiga Tumbuh Signifikan

Kinerja keuangan Bank Jago sepanjang 2025 juga ditopang oleh pertumbuhan kuat pada penghimpunan dana masyarakat. Hingga akhir Desember 2025, total dana pihak ketiga Bank Jago mencapai Rp 25,9 triliun.

Jumlah ini meningkat 38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 18,8 triliun.

Pertumbuhan DPK ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang ditawarkan Bank Jago. Dana tersebut juga menjadi sumber penting bagi bank untuk memperluas penyaluran kredit.

Di sisi penyaluran kredit, Bank Jago mencatat pertumbuhan yang tidak kalah signifikan. Sepanjang 2025, total kredit yang disalurkan mencapai Rp 24,3 triliun.

Nilai tersebut meningkat 38% dibandingkan penyaluran kredit pada tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 17,7 triliun. Pertumbuhan kredit ini menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis serta semakin luasnya jangkauan layanan Bank Jago di berbagai segmen nasabah.

Kualitas Aset Tetap Terjaga di Tengah Ekspansi

Meski mencatat pertumbuhan kredit yang pesat, Bank Jago tetap menjaga kualitas aset dengan pengelolaan risiko yang disiplin. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross yang berada di level 0,6%.

Angka tersebut tergolong sangat rendah jika dibandingkan dengan rata-rata industri perbankan nasional. Rasio NPL yang rendah menandakan bahwa portofolio kredit Bank Jago masih berada dalam kondisi sehat.

Pengelolaan risiko yang baik menjadi faktor penting bagi bank digital yang sedang berada dalam fase pertumbuhan agresif. Dengan kualitas kredit yang terjaga, Bank Jago dapat mempertahankan stabilitas kinerja keuangan sekaligus memperluas bisnisnya.

Permodalan Kuat Jadi Modal Ekspansi Bisnis

Selain pertumbuhan laba dan aset, kondisi permodalan Bank Jago juga tetap berada pada level yang kuat. Rasio loan-to-deposit ratio (LDR) tercatat sebesar 94%.

Rasio ini menunjukkan keseimbangan antara penyaluran kredit dan penghimpunan dana dari masyarakat. Tingkat LDR tersebut juga mencerminkan pengelolaan likuiditas yang sehat.

Sementara itu, capital adequacy ratio (CAR) Bank Jago mencapai 31,6%. Rasio ini jauh di atas ketentuan minimum regulator perbankan di Indonesia.

Tingkat permodalan yang kuat memberikan ruang bagi Bank Jago untuk terus melakukan ekspansi bisnis, mengembangkan teknologi, serta memperluas layanan keuangan digital.

Inovasi Aplikasi Jago Perkuat Layanan Perbankan Digital

Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, Bank Jago juga terus mengembangkan inovasi digital melalui Aplikasi Jago. Platform ini dirancang agar dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan masing-masing nasabah.

Fitur personalisasi tersebut memungkinkan pengguna mengatur berbagai aspek pengelolaan keuangan secara lebih fleksibel. Pendekatan ini menjadi salah satu keunggulan Bank Jago dalam menarik generasi digital yang membutuhkan layanan perbankan yang praktis dan terintegrasi.

Arief Harris menyampaikan apresiasi kepada seluruh nasabah, mitra, serta pemangku kepentingan yang telah mendukung perjalanan Bank Jago sepanjang 2025.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem keuangan digital yang berkelanjutan.

Prospek Bank Jago di Tengah Pertumbuhan Bank Digital

Pencapaian Bank Jago sepanjang 2025 menunjukkan bahwa model bisnis bank digital semakin diterima oleh masyarakat Indonesia. Perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan layanan digital turut mendorong pertumbuhan sektor ini.

Dengan basis nasabah yang terus bertambah, permodalan yang kuat, serta inovasi teknologi yang berkelanjutan, Bank Jago memiliki peluang besar untuk memperluas pangsa pasar di industri perbankan digital.

Ke depan, perusahaan diperkirakan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai mitra ekosistem digital guna menghadirkan layanan keuangan yang lebih relevan bagi kebutuhan masyarakat modern.

Baca Juga : “Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *