Langkah Baru GoTo untuk Meningkatkan Peluang Ekonomi Keluarga Mitra
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menghadirkan inovasi terbaru berupa Bursa Kerja Mitra Gojek, sebuah platform digital yang dirancang untuk memperluas akses kerja bagi mitra pengemudi dan anggota keluarga mereka. Program ini difokuskan pada lulusan pendidikan tinggi, khususnya Diploma 3 (D3) dan Sarjana (S1).
Melalui inisiatif ini, GoTo memperluas dampak ekosistemnya. Tak hanya mendukung mobilitas dan layanan digital, tetapi juga memfasilitasi peningkatan kualitas hidup para mitra melalui jalur pekerjaan yang lebih stabil di sektor formal.
Baca Juga : “Saham BBRI Naik 48 Kali Sejak Melantai di BEI 2003“
Dirancang Khusus untuk Lulusan Pendidikan Tinggi dalam Lingkup Mitra
Platform Bursa Kerja Mitra Gojek menjadi wadah rekrutmen yang bisa dimanfaatkan oleh mitra Gojek roda dua dan roda empat serta anggota keluarga mereka yang memenuhi syarat pendidikan. Mereka dapat mengakses peluang kerja dari berbagai perusahaan yang sudah terhubung dalam jaringan GoTo maupun pihak eksternal.
Pendekatan ini menyasar dua kelompok utama: mitra yang sedang menempuh pendidikan tinggi dan anggota keluarga yang telah lulus kuliah. Dengan demikian, program ini tak hanya menjadi solusi ekonomi jangka pendek, melainkan juga menciptakan dampak sosial jangka panjang.
Registrasi Dimulai Awal 2026 Lewat Aplikasi Gojek Driver
GoTo akan memulai proses pendaftaran program ini pada Januari 2026. Seluruh mitra Gojek dapat mendaftarkan dirinya atau keluarganya melalui fitur yang tersedia langsung di aplikasi Gojek Driver. Sistem digital ini memungkinkan proses rekrutmen berjalan terarah dan efisien.
Data pelamar yang terkumpul akan dikelola dalam bank kandidat khusus. Perusahaan yang tergabung dalam program ini dapat menelusuri profil kandidat sesuai kebutuhan. Dengan begitu, pencocokan kerja menjadi lebih tepat sasaran.
Tersedia Pendampingan Karier dan Penyusunan CV Gratis
Selain menyediakan akses ke lowongan kerja, platform ini juga menghadirkan layanan pengembangan karier. Fitur yang ditawarkan antara lain pembuatan curriculum vitae (CV), bimbingan wawancara, dan pelatihan persiapan kerja untuk meningkatkan kesiapan peserta.
“Banyak mitra kami adalah mahasiswa atau orang tua dari lulusan perguruan tinggi. Kami ingin membantu mereka menjembatani langkah berikutnya, yaitu masuk ke dunia kerja,” ujar Catherine Hindra Sutjahyo, Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GoTo.
Didukung Kolaborasi dengan Perusahaan dan Rekan HR Profesional
GoTo menggandeng Jobseeker Company, penyedia solusi rekrutmen dan pengembangan talenta, untuk menjalankan sistem ini. Melalui kolaborasi ini, kandidat tidak hanya dipetakan berdasarkan latar belakang pendidikan, tetapi juga diarahkan sesuai potensi dan kebutuhan perusahaan.
Perusahaan rekanan yang tergabung dalam ekosistem GoTo akan menjadi mitra utama dalam proses seleksi. Namun GoTo juga membuka peluang bagi korporasi di luar ekosistem untuk bergabung dan mengakses database kandidat.
Program ini menunjukkan bagaimana sinergi antara platform digital dan pelaku industri dapat menciptakan jembatan nyata menuju lapangan kerja yang lebih inklusif.
Langkah Berkelanjutan dari Komitmen Kesejahteraan Mitra
Bursa Kerja Mitra Gojek bukan program pertama yang ditujukan untuk kesejahteraan mitra. Sebelumnya, GoTo juga telah menghadirkan subsidi iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan, sebagai bagian dari strategi tanggung jawab sosial perusahaan.
Inisiatif baru ini melengkapi pendekatan holistik yang berfokus pada peningkatan taraf hidup mitra secara menyeluruh. Tak hanya melindungi dari risiko kesehatan dan ketenagakerjaan, tetapi juga membuka jalan untuk mobilitas sosial vertikal.
Mengangkat Nilai “Zero Barrier” dalam Ekosistem Digital
Peluncuran bursa kerja ini juga sejalan dengan prinsip “Zero Barrier” yang diusung GoTo. Filosofi ini menekankan bahwa setiap individu dalam ekosistem—termasuk mitra pengemudi—berhak mendapatkan kesempatan yang setara untuk berkembang dan meraih kehidupan yang lebih baik.
Dengan menyediakan akses ke pasar kerja formal, GoTo ingin mematahkan hambatan struktural yang selama ini membatasi ruang gerak mitra di sektor informal. Mereka tidak lagi hanya dilihat sebagai operator kendaraan, tetapi juga sebagai individu dengan potensi karier yang layak diberdayakan.
Potensi Perluasan untuk Lulusan D1 dan D2 di Masa Mendatang
GoTo tidak menutup kemungkinan untuk memperluas cakupan program ini. Dalam evaluasi tahap berikutnya, perusahaan akan mempertimbangkan pembukaan akses bagi lulusan Diploma 1 (D1) dan Diploma 2 (D2) yang saat ini belum masuk dalam skema awal.
Dengan strategi bertahap, GoTo berharap dapat menjangkau lebih banyak mitra dan keluarga yang membutuhkan dukungan karier. Pendekatan ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan dan inklusif.
Menjadi Pilar Baru dalam Transformasi Sosial Digital
Melalui inisiatif ini, GoTo menunjukkan bahwa perusahaan teknologi tidak hanya dapat menciptakan platform layanan, tetapi juga platform perubahan sosial. Bursa Kerja Mitra Gojek menjadi contoh konkret bagaimana transformasi digital bisa diarahkan untuk menciptakan keadilan ekonomi.
“Tujuan kami sederhana—hadir dan mendampingi mitra di setiap fase kehidupan mereka, termasuk saat mereka dan keluarganya ingin membangun karier,” jelas Catherine.
Penutup: Menjadikan Mitra Bagian dari Ekosistem Ekonomi yang Inklusif
GoTo membuktikan bahwa teknologi bisa menjembatani kesenjangan kesempatan. Bursa Kerja Mitra Gojek bukan hanya program rekrutmen, tapi cerminan filosofi bahwa mitra adalah bagian dari ekosistem yang patut mendapatkan peluang tumbuh secara profesional.
Dengan dibukanya akses terhadap pekerjaan formal, GoTo membantu mitra dan keluarganya membangun masa depan yang lebih pasti. Bukan hanya soal pendapatan harian, tetapi tentang membuka jalan menuju karier yang bermakna dan berkelanjutan.
Baca Juga : “Hans Patuwo Resmi Jadi CEO GoTo Menggantikan Patrick Walujo“











