RUPSLB BRI 2025 Umumkan Perombakan Besar di Jajaran Direksi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI resmi mengumumkan perubahan besar dalam susunan pengurus perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 17 Desember 2025 di Jakarta. Rapat ini menjadi tonggak penting karena mengangkat Viviana Dyah Ayu Retno K sebagai Wakil Direktur Utama menggantikan Agus Noorsanto.
Langkah ini mencerminkan dinamika strategis di tubuh BUMN perbankan terbesar di Indonesia, sekaligus menjawab kebutuhan adaptasi dalam ekosistem finansial yang terus berubah. Dalam kesempatan tersebut, BRI juga merombak beberapa posisi penting lainnya dalam struktur direksi.
Baca Juga : “Bos Buruh: Kami Tak Dilibatkan dalam Perumusan UMP 2026“
Viviana Dyah Diangkat Jadi Wakil Direktur Utama, Gantikan Agus Noorsanto
Pengangkatan Viviana Dyah Ayu Retno K sebagai Wakil Direktur Utama menjadi sorotan utama dalam RUPSLB kali ini. Sebelumnya, Viviana menjabat sebagai Direktur Finance & Strategy BRI dan dikenal sebagai sosok internal dengan rekam jejak kuat di sektor keuangan perusahaan.
Dengan latar belakang pengalaman yang mumpuni dan kepemimpinan strategis, penunjukan Viviana diharapkan mampu memperkuat transformasi dan kinerja BRI di tengah tantangan industri perbankan nasional. Keputusan pengangkatan ini menegaskan kepercayaan Badan Pengatur BUMN terhadap kaderisasi internal.
Empat Direksi Diberhentikan, Termasuk Wakil Direktur Utama
RUPSLB juga memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat empat anggota direksi. Mereka adalah:
- Agus Noorsanto (Wakil Direktur Utama)
- Ahmad Solichin Lutfiyanto (Direktur Human Capital & Compliance)
- Mucharom (Direktur Manajemen Risiko)
- Nancy Adistyasari (Direktur Consumer Banking)
Keputusan ini disampaikan secara resmi oleh perwakilan pemegang saham seri A Dwiwarna, yakni Badan Pengatur BUMN. Tidak dijelaskan alasan khusus dari pemberhentian tersebut, namun penggantian ini dinilai sebagai bagian dari penyegaran manajemen demi mendorong kinerja dan efisiensi perusahaan.
Pengangkatan Direksi Baru dan Perubahan Nomenklatur Jabatan
Untuk menggantikan posisi-posisi yang kosong, pemegang saham telah menunjuk empat nama baru, yaitu:
- Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal & Compliance
- Ety Yuniarti sebagai Direktur Manajemen Risiko
- Aris Hartanto sebagai Direktur Consumer Banking
- Achmad Royadi sebagai Direktur Finance & Strategy
Selain itu, nomenklatur jabatan Direktur Human Capital & Compliance resmi diubah menjadi Direktur Legal & Compliance. Perubahan ini mencerminkan penyesuaian terhadap kebutuhan strategis di bidang hukum dan tata kelola perusahaan.
Susunan Direksi BRI Terbaru Setelah RUPSLB
Berikut adalah susunan lengkap Direksi BRI setelah hasil RUPSLB yang akan mulai efektif usai lulus uji fit and proper test dari OJK:
- Direktur Utama: Hery Gunardi
- Wakil Direktur Utama: Viviana Dyah Ayu Retno K*
- Direktur Legal & Compliance: Mahdi Yusuf*
- Direktur Finance & Strategy: Achmad Royadi*
- Direktur Micro: Akhmad Purwakajaya
- Direktur Commercial Banking: Alexander Dippo Paris Y.S
- Direktur Treasury & International Banking: Farida Thamrin
- Direktur Corporate Banking: Riko Tasmaya
- Direktur Network dan Retail Funding: Aquarius Rudianto
- Direktur Consumer Banking: Aris Hartanto*
- Direktur Operations: Hakim Putratama
- Direktur Manajemen Risiko: Ety Yuniarti*
- Direktur Information Technology: Saladin Dharma Nugraha Effendi
Catatan: Penempatan dengan tanda bintang () menandakan posisi yang baru diangkat dan masih menunggu persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
Dewan Komisaris Tetap Tanpa Perubahan
Sementara itu, tidak ada perubahan dalam jajaran Dewan Komisaris BRI. Berikut adalah susunan Dewan Komisaris terbaru:
- Komisaris Utama: Kartika Wirjoatmodjo
- Wakil Komisaris Utama/Independen: Parman Nataatmadja
- Komisaris Independen: Edi Susianto
- Komisaris Independen: Lukmanul Khakim
- Komisaris: Awan Nurmawan Nuh
- Komisaris: Helvi Yuni Moraza
Keberlanjutan susunan komisaris ini menandakan stabilitas pengawasan perusahaan yang dianggap sudah berjalan dengan baik.
Komitmen Penguatan Tata Kelola dan Transformasi Digital
Perombakan ini menegaskan komitmen BRI dalam memperkuat tata kelola perusahaan dan mempercepat transformasi digital. Dalam beberapa tahun terakhir, BRI dikenal agresif dalam ekspansi layanan keuangan digital, UMKM, dan pembiayaan mikro sebagai bagian dari perannya sebagai bank pembangunan.
Dengan struktur manajemen baru, diharapkan BRI bisa lebih adaptif terhadap tantangan ekonomi global, penguatan ekosistem perbankan digital, serta memperluas inklusi keuangan.
Menanti Persetujuan OJK untuk Efektivitas Penunjukan
Seluruh perubahan direksi akan mulai berlaku efektif setelah dinyatakan lulus uji fit and proper test oleh OJK. Proses ini merupakan prosedur standar untuk memastikan bahwa individu yang ditunjuk memiliki kompetensi dan integritas sesuai dengan regulasi sektor jasa keuangan.
Keputusan akhir akan diumumkan setelah OJK menyampaikan hasil penilaian dalam waktu mendatang.
Penutup: RUPSLB Jadi Momentum Reformasi Strategis
RUPSLB BRI pada akhir 2025 ini bukan hanya soal rotasi kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengakselerasi reformasi manajemen di tubuh BUMN perbankan. Penunjukan Viviana Dyah Ayu Retno K sebagai Wakil Direktur Utama menandakan kepercayaan terhadap talenta internal.
Perubahan ini mencerminkan visi BRI untuk tetap menjadi pemain utama dalam industri perbankan nasional dan regional, dengan menempatkan profesional unggul di posisi strategis demi pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang.
Baca Juga : “Gelar RUPSLB, BRI Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Kinerja Tahun 2026“
